Banyak orang bisa mulai menulis. Yang sulit adalah bertahan.
Konsisten menulis sering terasa berat bukan karena kita malas, tapi karena kita terlalu banyak menuntut dari diri sendiri. Padahal, konsistensi tidak selalu berarti menulis banyak.
1. Turunkan Target
Kesalahan paling umum adalah memasang target terlalu tinggi. Menulis 100-200 kata sehari jauh lebih realistis dari pada menunggu waktu luang untuk menulis panjang.
Sedikit tapi ada, lebih baik daripada menunggu sempurna.
2. Jangan Tunggu Mood
Mood itu datang belakangan. Menulis justru sering menjadi cara untuk memanggil mood, bukan sebaliknya.
Duduk, buka catatan, tulis satu kalimat. Itu sudah cukup untuk memulai.
3. Punya Tempat Tetap untuk Menulis
Gunakan satu tempat utama:
- Notes di HP
- Blog pribadi
- Wattpad
- Buku catatan
Tempat yang sama membantu otak mengenali kebiasaan.
4. Izinkan Tulisan Tidak Sempurna
Tulisan yang jelek tetap lebih baik daripada tulisan yang tidak pernah ada.
Konsistensi tidak lahir dari tulisan bagus, tapi dari keberanian untuk tetap menulis walau hasilnya biasa saja. Nanti kualitas akan mengikuti.
5. Jangan Selalu Publikasikan
Tidak semua tulisan harus dibagikan. Menulis untuk diri sendiri juga bagian dari proses. Tekanan untuk dibaca seringkali justru mematikan konsistensi.
6. Terima Jeda, Tapi Jangan Hilang
Ada hari dimana menulis terasa mustahil. Ambil jeda, tapi jangan menyerah sepenuhnya. Kembali dengan satu paragraf sudah cukup. Konsisten bukan berarti tanpa henti, tapi selalu kembali.
Menulis adalah kebiasaan kecil yang dirawat pelan - pelan. Tidak selalu rapi. Tidak selalu indah. Tapi ia bertahan karena diberi ruang.
_Mareth Mars
Tidak ada komentar:
Posting Komentar